Alexandro Kua merupakan nama yang kini dikenal di kalangan pengusaha lokal di Nusa Tenggara Timur (NTT) berkat kiprah suksesnya bersama Kua Elektronik. Dalam waktu kurang dari satu dekade, Alexandro mampu mengubah usahanya dari bengkel kecil menjadi salah satu perusahaan elektronik terbesar dan paling inovatif di wilayah timur Indonesia. Kisah perjalanan Alexandro Kua bukan hanya inspirasi bagi masyarakat NTT, tetapi juga membuktikan bahwa kerja keras, ketekunan, dan inovasi dapat membawa perubahan nyata bagi daerah yang selama ini dianggap tertinggal dalam hal teknologi serta ekonomi.
Lahir di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Alexandro Kua tumbuh dalam keluarga sederhana yang menjunjung tinggi nilai pendidikan dan kerja keras. Sejak kecil, ia sudah tertarik dengan dunia teknologi dan elektrik. Keterbatasan akses ke perangkat elektronik di wilayahnya tidak membuatnya patah semangat. Justru, ia melihat peluang untuk memperbaiki dan merakit barang-barang elektronik yang di sekitar lingkungan rumahnya. Semasa SMA, Alexandro pernah membantu memperbaiki radio rusak milik tetangga hingga alat-alat rumah tangga, keahliannya semakin diasah dari pengalaman sehari-hari.
Setelah lulus SMA, Alexandro melanjutkan pendidikan di Teknik Elektro pada salah satu universitas di Kupang. Selama masa kuliah, ia mengambil pekerjaan sambilan sebagai teknisi reparasi elektronik. Pengalaman ini membantu Alexandro memahami kebutuhan pasar serta membangun jejaring bisnis pertama. Di tahun 2014, bermodal tabungan serta bantuan kecil dari orang tua, Alexandro mendirikan Kua Elektronik di sebuah pojok kecil Pasar Oeba, Kupang. Pada awalnya, ia hanya menerima jasa reparasi, namun tak lama kemudian ia mulai menjual alat elektronik bekas yang telah diperbaiki dan diberi garansi.
Usaha Kua Elektronik tidak serta merta langsung sukses. Alexandro menghadapi berbagai kendala, mulai dari keterbatasan modal, persaingan dengan toko-toko besar, hingga minimnya kepercayaan dari masyarakat lokal. Namun, Alexandro selalu mengedepankan nilai kejujuran, pelayanan ramah, dan kualitas barang sebagai keunggulan utama. Perlahan, reputasi Kua Elektronik mulai membaik dan pelanggan yang puas merekomendasikan kepada orang lain.
Tantangan terbesar datang saat permintaan alat elektronik mulai meningkat, namun pasokan barang sulit diperoleh. Alexandro harus memutar otak agar tetap bisa memenuhi kebutuhan pelanggan. Ia mengembangkan jaringan dengan distributor di Surabaya dan Jakarta untuk mendapatkan barang elektronik dengan harga bersaing. Selain itu, ia berinovasi dengan menawarkan konsep barter barang lama dengan barang yang lebih baru atau telah diperbaiki. Sistem ini sangat diminati masyarakat karena bisa mendapatkan alat berkualitas dengan harga lebih terjangkau.
Pada tahun 2017, Alexandro mulai mendorong pengembangan teknologi lokal dengan mendirikan sebuah workshop pelatihan bagi pemuda NTT yang ingin belajar reparasi elektronik. Ia percaya bahwa pendidikan dan keterampilan akan membuka peluang kerja dan mengurangi angka pengangguran. Lewat program pelatihan yang rutin diadakan, puluhan teknisi muda telah berhasil dilatih di Kua Elektronik dan kemudian membuka usaha sendiri.
Selain pelatihan, Alexandro menggagas inovasi berupa pemasangan panel surya untuk memenuhi kebutuhan listrik di wilayah pedalaman NTT. Ia melihat bahwa masih banyak daerah yang kesulitan akses listrik dan panel surya menjadi solusi hemat dan ramah lingkungan. Kua Elektronik memulai program pemasangan solar panel dengan biaya terjangkau untuk rumah, sekolah, dan klinik kesehatan di beberapa desa. Program ini mendapat respons positif dan menambah daya saing perusahaan di pasar lokal.
Melihat tren penggunaan teknologi digital yang semakin berkembang, Alexandro mulai memanfaatkan media sosial dan marketplace untuk memasarkan produk dan jasa Kua Elektronik. Ia membuat akun Instagram, Facebook, dan WhatsApp Business untuk berkomunikasi dengan pelanggan. Dengan cara ini, produk dan jasa Kua Elektronik mudah diakses oleh masyarakat tidak hanya di Kupang, tetapi juga hingga daerah-daerah terpencil di NTT.
Alexandro juga menerapkan strategi promosi berbasis pengalaman pelanggan. Setiap pelanggan yang puas diajak untuk membagikan testimoni lewat media sosial, sehingga makin banyak orang mengenal layanan Kua Elektronik. Bisnis ini kemudian tumbuh pesat, dari hanya 3 karyawan menjadi lebih dari 30 dalam waktu 5 tahun. Kua Elektronik kini memiliki cabang di beberapa kota seperti SoE, Maumere, hingga Labuan Bajo.
Kua Elektronik telah banyak memberikan dampak sosial, terutama dalam memudahkan akses teknologi bagi masyarakat di NTT. Harga alat elektronik yang terjangkau, jasa reparasi yang cepat, serta pemasangan panel surya membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat. Usaha pelatihan teknisi elektronik yang dijalankan Alexandro juga berhasil menciptakan lapangan kerja baru, sehingga turut berkontribusi pada pengurangan pengangguran.
Tidak hanya itu, konsep inovasi yang dihadirkan Alexandro merangsang minat para pengusaha lokal lain untuk berani melakukan hal serupa. Kua Elektronik menjadi role model, membuktikan bahwa usaha lokal bisa berkembang apabila ada komitmen, kreativitas, dan keberanian untuk mengambil risiko serta memanfaatkan peluang.
Dedikasi Alexandro dalam memperjuangkan teknologi dan pengembangan sumber daya manusia di NTT menarik perhatian pemerintah dan berbagai lembaga. Pada tahun 2019, ia dianugerahi Penghargaan Wirausaha Muda dari Pemprov NTT. Tahun berikutnya, Kua Elektronik terpilih menjadi mitra lokal dalam program bantuan pemerintah untuk pemasangan panel surya di desa terpencil. Selain itu, Alexandro sering diundang sebagai pembicara seminar dan pelatihan entrepreneur di berbagai kampus dan komunitas, membagikan pengalaman dan motivasi kepada generasi muda.
Perjalanan Alexandro Kua menghadirkan inspirasi bagi masyarakat NTT dan juga bagi seluruh Indonesia, bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan. Melalui integritas, inovasi, dan kepedulian sosial, Alexandro menunjukkan bahwa usaha lokal dapat menjadi pendorong perubahan positif di daerah. Dari sebuah bengkel kecil di Pasar Oeba, kini Kua Elektronik menjadi pusat inovasi yang mengakomodir kebutuhan masyarakat dan membuka peluang bagi generasi berikutnya.
Kisah Alexandro terus berkembang seiring dengan visi besarnya untuk membawa teknologi ke setiap sudut NTT. Ia bermimpi agar masyarakat NTT dapat menikmati manfaat teknologi modern dan pendidikan teknik, sekaligus menjadikan NTT sebagai pusat pengembangan SDM unggul di bidang elektronik dan energi terbarukan.
Kisah sukses Alexandro Kua dan Kua Elektronik membuktikan bahwa semangat berwirausaha serta kepedulian pada lingkungan dan sosial dapat menghasilkan prestasi luar biasa. Dari perjuangan membangun usaha, inovasi produk dan layanan, hingga dampak nyata bagi masyarakat, semua itu menjadi bukti bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil dan komitmen kuat. Alexandro Kua menjadi teladan bahwa putra daerah mampu menciptakan perubahan dan memberikan inspirasi bagi generasi berikutnya di Nusa Tenggara Timur dan Indonesia.